Tuesday, July 31, 2012

Ketika jiwa bertanya

Pernahkah kau rasakan ini,wahai saudaraku!
Terbangun,terdengar sakitnya menyerang nurani
Kebingungan menyerap terasa sangat dari kepala hingga ujung kaki
Larutan-larutan pun berubah menjadi kental membentuk pertanyaan
"Apakah ini tipu daya iblis atau keyakinan darimu wahai Yang Maha Cinta?"
"Darimana ku segera dapat jawaban jika khawatir ikut kecewa?"
"Kau tidak perlu resah wahai ruh jiwa.Sesungguhanya semua terjawab sudah,"kata akal dan nurani
"Basuhlah dirimu dengan nikmat-Nya niscaya dengan iman kau dapat ketahui jawaban
Bahwasanya semua sudah kehendak-Nya,percayalah
Yakinkah kekuatan iman,itulah yang Ia mau






untuk kita yang Insya Allah selalu bersyukur akan akal,pikiran,dan ruh

Tuesday, July 24, 2012

Pertanyaan?

Kesunyian membeberkan pertanyaan
Pikiran berputar-putar,jasadpun mencari jawaban
Hati tak tinggal diam
Tapi ia dilarang berprasangka
Ketakutan meredam pengada-adaan setelah keharusan ditetapkan






untuk kita yang seri bertanya-tanya

Monday, July 23, 2012

Perasaanku Tentang Perasaanku Padamu

Percikan api cintamu
Laksana halilintar yang menyambar
Dari riak kecil dalam hati
Terpercik ke hatiku
Yang laksana kayu bakar
Bakarlah hatiku dengan api cintamu

Kuhadapkan wajah ke penjuru angin
Utara,selatan,timur,dan barat
Tiada kutemui apapun
Selain wajahmu yang membayang
Aku telah terbiasa memujamu
Melupakan dirimu sejenak
Bagaikan terhempas kedalam pusaran sesal
Kini aku bersimpuh
Dibawah kakimu yang melindungiku
Dari kekecewaan

Aku tak tahu darimana cinta ini berawal
Tapi,
Aku tahu pasti bahwa cinta ini
Tak akan pernah berakhir



untuk kita yang buta karena cinta

Penyerahan

Keselamatan atasmu,duhai Rupawan
Seperti yang sudah-sudah,dalam sujud kutegaskan,"Tunjukkan padaku pusat cahaya itu!"
Kini tiba saatku
Lupakan keringat dan doaku yang selalu tercurah
Bayar semua itu dengan penyerahan



untuk kita yang sedang ikhtiar

Sunday, July 22, 2012

MUKADIMAH MANUSIA

Kunci Hidup Tenang


Kutahu rizkiku tak akan diambil orang
Makanya hatiku tenang
Kutahu amalku tak akan dilakukan orang
Makanya kusibukkan diriku beramal
Kutahu akhirnya kan berjodoh
Makanya aku tak perlu sibuk berjodoh
Kutahu ALLAH selalu melihatku
Makanya aku malu bila Dia melihatku bermaksiat

(Fajar TN)

Jika dihikmati,semua kalimat sepertinya wajib untuk dijadikan paradigma manusia.Perspektif sebagai manusia tanpa arah.Ya tentu pasti tak semudah yang dikatakan.Tapi tak ada salahnya juga jika dilakukan.